ADOP Tingkatkan Kualitas Pekerja Lokal
Para peserta mengungkapkan, program ini adalah peluang emas untuk menembus industri pertambangan profesional langsung bagi putra daerah. Melalui proses seleksi ketat hingga gemblengan fisik dan mental, mereka dibentuk menjadi pribadi yang jauh lebih tangguh.
Program ADOP membuktikan bahwa putra daerah yang berada di area operasional CK diberikan ruang dan kepercayaan penuh untuk tumbuh bersama perusahaan.
“ADOP adalah kesempatan pertama untuk memasuki dunia kerja profesional di industri pertambangan. Melalui program Bintalfisdis dan pelatihan lanjutan nanti, kami siap dibentuk menjadi Operator Juara yang tak hanya produktif, tapi juga sangat berorientasi pada keselamatan dan efisiensi kerja di lapangan,” tutur Riski Darmawansyah, perwakilan peserta berprestasi.
Hal senada disampaikan oleh Teuku Hamzah, salah satu perwakilan peserta berprestasi lainnya. “Pelatihan ini tidak hanya membekali kami dengan keahlian teknis operasional berat, tetapi juga menanamkan kesadaran penuh akan pentingnya budaya keselamatan kerja di lapangan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari angkatan pertama yang membuka jalan bagi putra daerah lainnya,” jelasnya.
Dengan selesainya program ADOP batch 1 2026, para operator muda CK siap memberikan kontribusi terbaik, mendongkrak produktivitas, serta menjadi bagian dari pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. ADOP sebelumnya telah dijalankan di area operasional di Kalimantan Selatan pada 2025.













