Sebagai informasi, kesebelas tim yang dipastikan tetap meramaikan grid MotoGP tersebut adalah Aprilia Racing, BK8 Gresini Racing MotoGP, Ducati Lenovo Team, Honda HRC Castrol, LCR Honda, Monster Energy Yamaha MotoGP, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Prima Pramac Yamaha MotoGP, Red Bull KTM Factory Racing, Red Bull KTM Tech3, dan Superfile Trackhouse MotoGP Team.

Senada dengan Ezpeleta, Presiden IRTA sekaligus bos tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, turut menyambut baik kesepakatan jangka panjang ini yang dinilai memberikan kepastian investasi bagi tim-tim satelit maupun pabrikan.

"Kesepakatan ini merupakan langkah maju yang sangat penting, memberikan semua tim stabilitas, kepercayaan diri, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk terus berinvestasi dalam Kejuaraan melalui proyek olahraga jangka panjang dan berkualitas tinggi," ujarnya.

Menyambut Era Mesin 850 cc Dengan ditandatanganinya kontrak baru ini, ke-11 tim tersebut kini bersiap menghadapi transisi regulasi teknis yang cukup radikal.

Mulai musim 2027, kapasitas mesin motor MotoGP akan dipangkas menjadi 850cc, menggantikan mesin 1.000cc yang digunakan saat ini.

Langkah awal menuju era baru tersebut bahkan sudah dimulai. Beberapa pebalap reguler terpantau telah menjajal motor prototipe bermesin 850 cc dipadukan dengan ban anyar dari Pirelli, untuk pertama kalinya dalam sesi uji coba resmi di Sirkuit Brno, belum lama ini. (Wartabanjar.com)