4 Penyakit ini Bisa Perparah Kadar Kolesterol, Dokter IPB Sarankan Rutin Periksa Kesehatan

Ketika terjadi gangguan pada kelenjar ini, kadar kolesterol dapat ikut berubah dan cenderung meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa kolesterol tinggi tidak selalu berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

“Selain penyakit tertentu, faktor keturunan juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi,” paparnya.

Salah satu contohnya adalah familial hypercholesterolemia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.

Pada kondisi ini, seseorang bisa memiliki kolesterol tinggi meski telah berusaha menjalani pola hidup sehat sehingga riwayat kesehatan keluarga juga perlu diperhatikan saat mengevaluasi penyebab tingginya kolesterol.

Jangan Abaikan Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Ia kemudian berpesan agar jangan mengabaikan pemeriksaan kesehatan rutin agar kadar kolesterol tetap terpantau.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, Christy menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk membatasi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.

Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut perlu dibarengi dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati,” kata dr. Christy lagi.

Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan penyebab kolesterol tinggi yang mungkin tidak terlihat dari gejala sehari-hari, termasuk penyakit penyerta yang memerlukan penanganan khusus. (wartabanjar.com/berbagai sumber)