“Diabetes termasuk kondisi medis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol dalam darah. Karena itu, seseorang yang memiliki diabetes perlu memantau kadar kolesterolnya secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh,” katanya.
2. Gangguan Ginjal
Gangguan pada fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar kolesterol.
Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan berbagai zat dalam tubuh.
Ketika fungsinya terganggu, proses metabolisme dapat ikut terpengaruh, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol.
Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.
BACA JUGA: Orang Kurus Juga Bisa Alami Kolesterol Tinggi, Cek Tips Sehat ini
BACA JUGA: Minum Banyak Air Putih Bisa Turunkan Kolesterol Usai Konsumsi Daging Kurban, Begini Kata Pakarnya
3. Penyakit Hati
Selain ginjal, hati atau liver juga berperan besar dalam mengatur produksi dan pengolahan kolesterol.
Menurut Christy, penyakit hati termasuk salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat.
Karena itu, seseorang yang memiliki masalah pada organ hati sebaiknya tidak hanya fokus pada gejala penyakitnya, tetapi juga memperhatikan kondisi metabolisme tubuh secara keseluruhan.
4. Gangguan Tiroid
Gangguan tiroid juga masuk dalam daftar kondisi medis yang dapat memengaruhi kadar kolesterol.
Tiroid berfungsi mengatur berbagai proses metabolisme tubuh.







