Hadapi Musim Kemarau, BPBD Damkar HST Siaga 24 Jam Cegah Karhutla

Baca Juga: Tiga Rumah di Kelua Tabalong Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Baca Juga: Remaja Tenggelam di Danau Biru Kabupaten Banjar Akhirnya Ditemukan

“Kawasan tersebut menjadi fokus pengawasan, karena vegetasi kering dan minimnya sumber air membuat area lebih mudah terbakar ketika kemarau,” kata Fitriadi.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD dan Damkar HST bersama pihak terkait terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, patroli bersama, serta pemantauan terhadap wilayah yang dianggap rawan terjadi kebakaran.

Selain itu, komunikasi cepat dengan aparat maupun masyarakat, juga terus diaktifkan agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin, apabila ditemukan titik api.

“Secara umum sarana dan personel siap digunakan. Namun kami tetap melakukan pengecekan dan pemeliharaan peralatan, serta memaksimalkan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi peningkatan risiko, saat puncak kemarau,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

“Apabila ditemukan indikasi pembakaran disengaja, akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan, dan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)