WARTABANJAR.COM - Nasib kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sedang dipertanyakan pada bursa transfer musim panas ini, menyusul gagalnya Cremonese bertahan di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.

I Grigiorossi terdegradasi, dan itu memberi dampak kepada situasi Emil Audero. Sebab, dia hanya dipinjam dari Como selama semusim, disertai opsi untuk dipermanenkan.

Namun, Cremonese tidak akan mengaktifkan permanen tersebut setelah terdegradasi. Jadi, Audero pun diharapkan kembali ke Como pada bursa transfer musim panas ini.

Como diharapkan bisa mengandalkan sosok ini di musim depan. Sebab, mereka memerlukan pemain homegrown, dan Audero memenuhi syarat tersebut.

Namun, sang penjaga gawang berusia 29 tahun tidak diharapkan mendapatkan menit bermain secara reguler.

Pelatih Cesc Fabregas sudah memiliki Jean Butez sebagai pilihan kiper reguler pada musim ini, dan itu tidak diharapkan berubah pada musim depan.

Baca Juga: Fabio Capello: AC Milan Ambil Risiko, Ruben Amorim Tak Berpengalaman di Liga Italia

Baca Juga: Ruben Amorim Merapat ke AC Milan, Opsi Dua Musim Tangani Rossoneri di Liga Italia

Emil Audero memang tak sepi peminat. Klub-klub seperti Fiorentina dan Monza dilaporkan ingin merekrut kiper Timnas Indonesia itu pada musim panas ini.

Jauh sebelum itu, warta yang beredar di bulan Januari lalu oleh La Gazzetta dello Sport, mengindikasikan Emil Audero bisa kembali ke pelukan Juventus.

Dia merupakan kiper didikan akademi Juve, dan berstatus tak hanya homegrown Italia, melainkan homegrown klub.

Itu menguntungkan bagi Juve, dan menurut Gazzetta, Emil Audero bisa menggantikan Mattia Perin di bursa transfer musim panas ini.

Walau begitu, Emil Audero bukan satu-satunya kandidat. Ada sosok Wladimiro Falcone, Federico Ravaglia, dan Lorenzo Montipo yang dikaitkan dengan Juve sebagai calon pengganti Perin.

Namun, nama-nama tersebut tampaknya harus menunggu. Tidak akan ada perekrutan untuk kiper pelapis, karena ada sosok Mattia Perin yang menurut kabar dari media Italia, Calciomercato, Juve ingin mempertahankannya.