Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanah Laut, Maria Ulfah, menyatakan bahwa kehadiran tim kementerian dari Jakarta ke wilayahnya menjadi sebuah kehormatan besar, khususnya bagi kemajuan pemenuhan hak di tingkat desa.

"Mudah-mudahan pertemuan hari ini menjadi momen yang sangat bisa kita manfaatkan untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik kita gitu, melalui Desa Ramah Perempuan Peduli Anak, melalui Desa Bajuin, di sini ya," ujar Maria Ulfah saat memberikan sambutan.

Maria Ulfah menambahkan, integrasi program DRPPA menuju RBI berfungsi sebagai wadah kolaboratif yang kuat untuk menjaga harkat martabat kaum perempuan.

Kehadiran ruang ini dinilai mempermudah serta mempercepat jalur koordinasi perlindungan anak ke tingkat kabupaten jika terjadi suatu perkara di tingkat desa.

Selain Desa Bajuin, tim gabungan pada hari yang sama juga bertolak melakukan peninjauan ke Desa Bumi Jaya. Di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Laut terpilih sebagai salah satu lokus kunjungan dari total 13 kabupaten/kota selain Kabupaten Tanah Bumbu dan Barito Kuala (Batola).

Agenda peninjauan hari pertama ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Desa Bumi Jaya, Tim Deputi PHA KemenPPPA, perwakilan DP3AKB Provinsi Kalsel, DPMD Provinsi Kalsel, perwakilan SKPD lingkup Pemkab Tanah Laut, serta Forum Anak Daerah. (Wartabanjar.com/gazali/*).

Editor Restu