Legenda MotoGP Minta Marc Marquez Pensiun Dini
WARTABANJAR.COM - Kemenangan pertama musim ini baru saja didapatkan Marc Marquez ketika dia mengaspal pada seri GP Hungaria. yang bergulir kurang lebih 2 pekan lalu di Balaton Park.
Andalan tim pabrikan Ducati itu sedang menjalani musim yang berat lantaran sejak balapan pembuka tahun ini dia kesulitan untuk memijak podium di sesi balapan utama.
Hasil itu jelas membuat rasa percaya diri Marquez meningkat terlebih setelah dia sempat melewatkan dua seri balapan untuk memulihkan cedera usai kecelakaan pada GP Spanyol.
Kendati mampu meraih kemenangan, juara dunia motoGP 7 kali itu masih harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan gelar juara dunianya, pada balapam musim ini.
Hal itu karena saat ini Marquez masih bertengger di peringkat ke-5 klasemen sementara, dengan torehan 108 poin, atau terpaut 72 poin dari Marco Bezzecchi (Aprilia) yang berada di puncak.
Sebagai seorang pembalap dan juara bertahan, motivasi rider berusia 33 tahun itu untuk bisa menjaga gelarnya, walau segala sesuatunya berjalan lebih rumit.
Baca Juga: Marc Marquez, Aldeguer, dan Bezzecchi Dijadwalkan Jajal Motor 850cc
Baca Juga: Wacana Regulasi Baru MotoGP 2027, Pengurangan Jumlah Motor Latihan di Garasi
Jika kembali berhasil meraih gelar juara dunia, Marquez akan melampaui rekor milik Valentino Rossi yang sepanjang kariernya berjaya sebanyak 7 kali dan 9 kali di semua kelas.
Sebagai salah satu orang yang memiliki gelar terbanyak pada ajang Grand Prix, kiprah Marquez musim ini telah menyita perhatian Giacomo Agostini.
Giacomo Agostini masih menjadi legenda MotoGP, yang saat ini masih memegang rekor gelar terbanyak dengan total 15 trofi di semua kelas itu, tak menutup mata Marquez memiliki potensi besar mematahkan rekornya.
Kendati demikian, Agostini menegaskan kepada Marquez butuh kerja keras untuk setidaknya bisa menyamai pencapaiannya, terlebih dengan usianya yang sudah tidak muda lagi.
Pria asal Italia itu juga tidak keberatan, jika pada akhirnya rekor yang selama ini dia genggam berhasil dipecahkan oleh Marquez, atau oleh rider lainnya.