Selain membahas sosok Amorim, Capello juga menyoroti kebutuhan AC Milan dalam memperkuat skuat. Dia menyebut Rossoneri membutuhkan beberapa tambahan pemain di posisi penting, agar mampu kembali bersaing.

Capello menyebut Milan membutuhkan bek tengah, gelandang, bek kiri, dan penyerang tengah.

Namun, dia menegaskan bahwa klub tidak harus mengeluarkan biaya besar, melainkan mencari pemain yang benar-benar mampu meningkatkan kualitas tim.

“Yang dibutuhkan bukan mengeluarkan banyak uang, tetapi mendapatkan pemain hebat untuk kembali meraih kemenangan,” ujar Capello.

Capello juga mempertanyakan struktur pengambilan keputusan di tubuh Milan. Dia merasa masih ada tanda tanya, mengenai siapa yang memiliki kendali utama dalam menentukan arah klub, termasuk soal perekrutan pemain.

Menurutnya, kejelasan peran dalam manajemen akan menjadi faktor penting, agar proyek bersama Amorim bisa berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Capello turut membahas masa depan Luka Modric di AC Milan.

Dia berharap gelandang asal Kroasia itu tetap bertahan, karena dianggap memiliki peran besar sebagai pemimpin di ruang ganti.

Capello menyebut, pengalaman dan mentalitas Modric bisa membantu Amorim membangun tim baru.

“Dia adalah contoh, seorang pemimpin dan panutan bagi seluruh tim. Pemain seperti itu bisa membantu mengeluarkan kemampuan terbaik rekan-rekannya,” kata Capello.

Bagi Capello, keberadaan pemain senior seperti Modric dapat menjadi elemen penting, ketika Milan memasuki fase perubahan bersama Amorim.

Meski memberikan sejumlah kekhawatiran, Capello tetap berharap Amorim mampu mengulang kesuksesan seperti saat bersama Sporting CP, dan membawa Milan kembali ke jalur kemenangan. (Wartabanjar.com)