WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menggelar kampanye stop boros pangan di SDN 1 dan 2 Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 248 peserta yang terdiri dari guru, komite sekolah, dan para siswa.

Kampanye ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini terkait pentingnya menghargai makanan dan mengurangi pemborosan pangan.

DKPPP memilih siswa sekolah dasar sebagai sasaran karena dinilai merupakan kelompok usia yang strategis dalam membentuk kebiasaan konsumsi.

Anak-anak umumnya menjalani satu kali waktu makan di sekolah dan dua kali di rumah, sehingga pola makan yang terbentuk sejak kecil dinilai akan berpengaruh hingga dewasa.

Kebiasaan mengambil makanan secara berlebihan lalu menyisakannya dikhawatirkan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan memicu perilaku boros pangan di masa mendatang.

Melalui gerakan ini, DKPPP menargetkan meningkatnya kesadaran siswa terhadap dampak pemborosan pangan, membiasakan anak mengambil makanan secukupnya lalu menghabiskannya.

Kegiatan ini juga sekaligus mendorong terciptanya sekolah percontohan dengan budaya “piring bersih.”

BACA JUGA: DKPPP Tabalong Sosialisasikan Stop Boros Pangan, Dorong Gerakan Zero Waste

BACA JUGA: Pastikan Pangan Sehat, DKPPP Tabalong Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan Segar

Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak para siswa untuk tidak menyia-nyiakan makanan.

“Anak-anakku, dalam agama kita kalau makan itu harus dihabiskan. Kalau tidak habis artinya mubazir dan itu tidak boleh,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga memotivasi siswa agar terus semangat belajar dan meraih prestasi di sekolah.

“Terus belajar ya. Sekarang mau pembagian rapor, jadi harus bisa ranking 3, 2, dan 1. Kalau nanti kalian berprestasi lagi, bapak akan kasih hadiah,” tutupnya. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu