WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai langkah pencegahan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pemerintah desa.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, saat menghadiri Sosialisasi, Rapat Koordinasi, dan Evaluasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Batara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan SelayanJumat (12/6/2026).
Dalam kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan HST bersama Puskesmas Batara dan Pemerintah Kecamatan Batara itu, Gusti Rosyadi menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yakni sejak usia remaja dan calon pengantin.
Menurutnya, edukasi kesehatan, pemenuhan gizi, serta pemberian suplemen dan vitamin bagi calon ibu menjadi langkah penting agar kehamilan berlangsung dalam kondisi sehat dan bayi yang dilahirkan terhindar dari risiko stunting.
“Langkah paling efektif dalam percepatan penurunan stunting adalah melakukan pencegahan dari hulu. Perhatian harus dimulai sejak usia remaja dan calon pengantin agar calon ibu memiliki kondisi kesehatan yang baik sebelum memasuki masa kehamilan,” ujarnya.
Baca Juga Pengendara Tewas di Jalan A Yani km 9 Kabupaten Banjar
Baca Juga BMKG Peringatkan 6 Provinsi Berpotensi Karhutla, Termasuk Kalsel
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengungkapkan terdapat 88 ibu hamil yang saat ini terdata di Kecamatan Batara. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, bidan desa, dan pihak terkait untuk memberikan pendampingan maksimal kepada para ibu hamil tersebut.






