Salah seorang warga Barabai, Habibah, menilai kenaikan harga Pertamax yang mencapai Rp4.100 per liter cukup memberatkan masyarakat pengguna BBM nonsubsidi.

“Kenaikan harga ini cukup memberatkan. Kemungkinan banyak pengguna yang akan beralih ke bahan bakar yang lebih murah,” ujarnya.

Ia berharap ketersediaan Pertalite tetap terjaga apabila terjadi peningkatan permintaan akibat kenaikan harga Pertamax.

“Kalau permintaan Pertalite meningkat sementara kebutuhan masyarakat terus bertambah, pasokannya harus tetap dijaga. Jangan sampai terjadi kekosongan yang berdampak pada aktivitas masyarakat dan distribusi barang,” kata Habibah. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu