Wabup Tala Beri Pesan Sinergi, Ketua PPP Siapkan Strategi Milenial Demi Pemilu 2029
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli menghadiri pelantikan sekaligus penyerahan SK kepengurusan DPC PPP Kabupaten Tanah Laut masa bakti 2026–2031 di Gedung 83 Dua Mas Jalan Matah RT. 09 Komp. Perumahan Takisung Permai Kelurahan Karang Taruan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (08/06/2026).
Momentum ini menjadi babak baru bagi partai berlambang ka'bah di Bumi Tuntung Pandang untuk memperkuat kesiapan organisasi sejak dini.
Surat Keputusan (SK) tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalimantan Selatan, Hasbullah.
Kepengurusan baru ini terbentuk berdasarkan hasil kerja tim formatur yang melibatkan unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW, Pengurus Anak Cabang (PAC), dan DPC PPP sendiri.
Acara penting ini turut disaksikan oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tanah Laut, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanah Laut, para ketua organisasi kepemudaan (OKP) se-Tanah Laut, serta seluruh jajaran pengurus anak cabang.
Baca Juga Kejati Geledah Kantor ESDM Kalsel, Satu Pegawai Jadi Tersangka Korupsi Perizinan Tambang
Baca Juga Polisi Kembali Gelar Reka Adegan Kasus Ustazah Hasanah di Sungai Ulin Banjarbaru
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli selaku pembina partai politik di daerah mengingatkan bahwa parpol mengemban peran penting sebagai mitra strategis untuk menggerakkan roda pembangunan daerah secara kolektif.
“Saya berharap kepengurusan yang baru dapat membangun komunikasi, kooperasi, dan koordinasi yang positif dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut maupun dengan pemangku jabatan yang ada. Kita banyak PR. Tanah Laut ini daerah berkembang,” tutur H.M. Zazuli di hadapan para undangan.
Merespons tantangan tersebut, Ketua DPC PPP Tanah Laut yang baru, Air Langga, menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan besar di tubuh internal partai melalui pendekatan ke generasi muda.
Ia menegaskan bahwa target penambahan kursi legislatif pada pemilu mendatang menjadi harga mati bagi kepemimpinannya.