WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Mesjid Al Hidayah Perumnas Kayutangi, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (8/6/2026).

Dalam foto yang beredar, mayat tersebut ditemukan dalam posisi terlentang di halaman Masjid Al Hidayah dengan kondisi mulut berbusa.

Sosoknya memiliki kumis dan janggut, mengenakan kaus berwarna hitam.

Diketahui identitas korban bernama Teguh Andry Niagara (37) warga Jalan Simpang Gusti Raya RT 033 Kelurahan Alalak Utara.

Info relawan, jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca Juga Calon Rektor ULM Hanya Prof Ahmad, Dr Iwan dan Prof Muthia, Keputusan Pilrek di Mendiksaintek

Baca Juga Wakili Kalsel ke Putri Pelajar Nasional 2026, Khalesha Meminta Masukan Sejumlah Tokoh, Salah Satunya Bupati Banjar

Dikutip halodoc, mulut berbusa saat meninggal merupakan kondisi kritis yang mengindikasikan gangguan fungsi tubuh vital yang serius.

Kejadian ini memerlukan perhatian medis segera dan seringkali menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendalam.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kejang, serangan jantung, stroke, hingga keracunan.

Busa yang keluar dari mulut adalah hasil dari produksi air liur berlebih atau penumpukan cairan di paru-paru yang bercampur dengan udara.

Fenomena ini menunjukkan adanya tekanan pada sistem pernapasan atau saraf, serta potensi kerusakan organ vital yang signifikan

Mulut berbusa sebelum atau saat meninggal adalah keluarnya cairan bercampur udara dari rongga mulut, menyerupai busa.

Kejadian ini bukan sekadar gejala, melainkan sebuah manifestasi dari respons fisiologis tubuh terhadap kondisi medis yang sangat parah.

Produksi busa ini terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara produksi cairan (air liur atau cairan paru) dengan kemampuan tubuh untuk menelannya atau mengeluarkannya secara normal.

Adanya gangguan pada saluran napas atau sistem saraf pusat menjadi pemicunya. (Wartabanjar.com/muhammad ahdianoor)

Editor Restu