Usai memastikan penyaluran di Posyandu Anggrek berjalan lancar, rombongan tim SPPG dan mitra langsung bergerak melakukan monitoring ke sektor pendidikan, yakni ke salah satu penerima manfaat untuk anak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tanah Laut.

Langkah jemput bola dan pengawasan berlapis ini sengaja dilakukan untuk memastikan standar mutu, ketepatan waktu, dan higienitas makanan yang disajikan oleh pihak katering tetap terjaga dengan baik.

Owner Yayasan Nanam Jariyah Indonesia (Mazaya Catering), Suhendarti, S. Pd., menegaskan bahwa tujuan monitoring ini adalah untuk menjaga kualitas layanan sekaligus menyelaraskan target jangka panjang program.

"Tujuan monitoring dan koordinasi ini untuk memastikan kualitas gizi makanan tetap terjaga. Harapan kami ke depan, SPPG Panggung dapat terus memperluas sinergi dan memperkuat sistem distribusi agar tujuan mulia memberikan makanan bergizi gratis ini berdampak optimal bagi generasi masa depan," kata Suhendarti.

Program ini pun mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah tingkat desa. Intervensi gizi di level posyandu dinilai menjadi langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak dalam kandungan.

Kepala Desa Panggung, Bambang Supriyanto menyatakan rasa terima kasihnya atas realisasi program yang baru saja menyentuh wilayahnya tersebut.

"Selaku kepala Desa panggung mengucapkan terimakasih kepada SPPG Panggung yang hari ini telah menyentuh pembagian MBG ke ibu ibu hamil kader Posyandu tentunya Alhamdulillah. Jadi kami mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya partisipasinya. Mudah mudahan program MBG menyasar kepada ibu ibu hamil, untuk balita akan terus terjaga. Pastinya kita terus utamakan kebersamaan," ungkap Bambang Supriyanto.

Dampak positif dari program MBG ini juga dirasakan nyata di lingkungan sekolah. Kehadiran makanan gratis yang bergizi terbukti mampu mengubah kebiasaan konsumsi siswa serta meringankan beban ekonomi orang tua murid secara signifikan.

Kepala Sekolah MIN 3 Tanah Laut, Husni menyambut hangat kedatangan tim monitoring dan menyampaikan dampak langsung yang dirasakan oleh para anak didiknya.