Bupati Rahmat Trianto Ajak Generasi Muda Tanah Laut Membumikan Pancasila sebagai Ideologi Hidup
Nilai musyawarah dan mufakat dinilai menjadi instrumen diplomasi krusial, yang dibutuhkan dunia Internasional saat ini, guna meredam konflik global dan merekatkan fragmentasi geopolitik.
Indonesia juga memegang tanggung jawab konstitusional, dalam menjaga ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan serta perdamaian abadi.
Pengejawantahan komitmen ini terlihat nyata melalui pengiriman pasukan perdamaian PBB, peran aktif mediasi konflik regional, hingga konsistensi dalam membela hak-hak bangsa yang masih terjajah di dunia.
Langkah taktis Pemkab Tala yang melibatkan banyak pelajar dalam upacara ini, bertujuan memberikan dampak jangka panjang terhadap ketahanan moral generasi penerus.
Rahmat berharap, internalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan formal di luar ruang kelas, mampu menumbuhkan benteng ideologis yang kokoh pada diri anak muda terhadap gempuran disrupsi teknologi.
Usai memimpin upacara, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menegaskan komitmen daerah untuk membumikan dasar negara tersebut, dalam kehidupan bermasyarakat dan birokrasi pemerintahan.
"Sengaja kami mengajak, memperbanyak anak-anak sekolah baik dari tingkat dasar, menengah, perguruan tinggiy, ya supaya sejak dini mereka terbiasa dengan makna Pancasila, bukan hanya yang pelajaran di kelas tapi mengikut acara seremonial seperti ini," ujar Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat menekankan pentingnya pengaplikasian nilai-nilai tersebut secara konsisten, agar tidak berhenti pada tataran formalitas semata.
"Supaya lebih tertanam jiwa-jiwa Pancasila yang terpatri di diri mereka, sebagai ideologi mereka di negara kita. Sehingga kami mengharapkan dan menghimbau pada masyarakat dengan hari lahir Pancasila ini, sesuai dengan temanya sebagai persatu, pemersatu bangsa kita, tetap tanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Bukan hanya dalam situasi seremonial, tapi tentunya dalam pelaksanaan sehari-hari," tambahnya.
Di akhir penyataannya, Rahmat memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran birokrasi dan tenaga pendidik di Kabupaten Tanah Laut, untuk menjadi motor penggerak implementasi Pancasila di lapangan.