WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Orang tua diimbau agar tidak memaksakan kehendak dalam menentukan sekolah lanjutan bagi anak-anak mereka, demi mencegah risiko kegagalan akademis, di Pelaihari, Sabtu (30/5/2026).

Pernyataan tegas tersebut disampaikan dalam acara pelepasan dan perpisahan 28 siswa kelas VI UPTD SDN Sarang Halang Tahun Ajaran 2025/2026.

Acara yang menandai kelulusan 13 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan ini, berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Pelaihari.

Baca Juga: Empat Wartawan Pemegang Kartu UKW Madya di PWI Tabalong Siap Bertarung di Konferkab

Baca Juga: Wabup Tanah Laut Apresiasi Gotong Royong Warga di HUT ke-43 Desa Sumber Mulia

Dalam arahannya, otoritas pembina sekolah menekankan pentingnya keselarasan, antara pilihan lembaga pendidikan dengan minat dan kemampuan anak.

Langkah ini dinilai krusial, agar anak dapat meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tanpa adanya tekanan psikologis.

"Karena kita tidak bisa memaksakan anak kita harus sekolah ke A. Tetapi yang paling penting senang, karena teman saya juga banyak yang gagal. Mau sekolah atau kuliah ke sini dipaksa oleh orang tuanya, dua semester pulang," ujarnya.

Peran Ilmu dan Apresiasi Komite

Menanggapi masa depan para lulusan, Ketua Komite UPTD SDN Sarang Halang, Air Langga, turut berharap bekal ilmu yang selama ini didapatkan di sekolah dasar, bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa di jenjang berikutnya.

Air Langga juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pendidik, yang telah bersabar membentuk karakter siswa.

Sinergi antara guru dan murid selama enam tahun ini, diharapkan membuahkan hasil yang manis bagi masa depan mereka.

"Semoga ilmu yang diberikan para guru menjadi ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak. Mudah-mudahan para lulusan UPTD SDN Sarang Halang kelak menjadi pribadi yang berguna bagi orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Langkah Awal Menuju Masa Depan

Kepala UPTD SDN Sarang Halang, Luthfiah Akasa, menegaskan bahwa momen pelepasan ini bukanlah akhir dari segalanya.