Tegur Kelompok Pembuat Ribut, Warga Sungai Jingah ini Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Puluhan Orang
Ukuran Huruf:
Namun, usai pengeroyokan pertama terjadi, kelompok itu kembali datang ke lokasi kejadian dengan membawa senjata tajam.
“Setelah kami telepon 110, mereka datang lagi bawa celurit dan parang samurai panjang,” ungkapnya.
Warga menyebut polisi kemudian datang untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Meski situasi akhirnya berhasil mereda, kejadian itu membuat warga sekitar merasa khawatir.
Menurut Acila, kawasan tersebut memang kerap dijadikan tempat berkumpul hingga larut malam dan diduga sering disertai aktivitas mabuk-mabukan.
“Tiap malam kumpul sampai subuh, kadang sambil mabuk. Warga jadi resah. Mudah-mudahan patroli bisa lebih sering lagi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor: Yayu