Pemain-pemain asal Italia hanya mencetak total 237 gol sepanjang kompetisi berlangsung. Angka tersebut menjadi yang terendah sejak musim 2004-2005.
Penyerang Italia tersubur di Italia hanya berhasil mencapai 10 gol, yakni Riccardo Orsolini (Bologna) dan Gianluca Scamacca (Atalanta).
Sebelumnya, catatan terendah terjadi pada musim 2022-2023, ketika pemain Italia menghasilkan 286 gol.
Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri, di tengah upaya sepak bola Italia membangun kembali kekuatan kompetitifnya, baik di level domestik maupun Eropa.
Memasuki musim 2026-2027, Inter Milan akan mencoba mempertahankan gelar juara Serie A yang mereka raih musim ini.
Sementara itu, Juventus dan AC Milan diperkirakan kembali bersaing setelah hanya finis di posisi kelima dan keenam pada musim ini.
Di ibu kota, Gian Piero Gasperini akan memasuki musim kedua proyeknya bersama AS Roma, dengan target membawa klub bersaing dalam perebutan Scudetto.
Sementara itu, Como 1907 diprediksi kembali menjadi kejutan kompetisi setelah keberhasilan tim milik Grup Djarum ini menembus papan atas dan lolos ke Liga Champions.
Di sisi lain, Atalanta diyakini akan mencoba kembali ke performa terbaik bersama Maurizio Sarri yang bereuni dengan direktur olahraga Cristiano Giuntoli di Bergamo. (Wartabanjar.com)







