DKP3 Tabalong Dorong Budidaya Ikan Kolam Terpal dan Bioflok untuk Tingkatkan Ekonomi Warga
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong terus mendorong pemberdayaan kelompok masyarakat perikanan, melalui program pengembangan budidaya ikan kolam terpal dan sistem bioflok.
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan tiga kelompok budidaya menerima fasilitas bantuan, guna meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong, Muhammad Agus Norrahman, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor perikanan berbasis masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan lahan.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2026, Juru Sembelih Halal HST Ingatkan Pentingnya Pisau Tajam untuk Sembelih Halal
Baca Juga: Ini Manfaat Ajaibnya ASI Bagi Bayi dan Dampaknya Jika Tak Disusui ASI
“Program ini kami arahkan untuk pemberdayaan kelompok masyarakat perikanan, melalui pengembangan budidaya ikan di kolam terpal dan bioflok,” ujar Agus, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, pada 2026 ini setiap kelompok budidaya yang menjadi sasaran program akan mendapatkan bantuan berupa 10 ribu benih ikan, 1,6 ton pakan, serta dukungan mesin, dan berbagai peralatan pendukung budidaya.
Salah satu kelompok penerima bantuan adalah Kelompok Bio Aquafarm di Kelurahan Belimbing Raya. Kelompok tersebut menerima bantuan berupa 10 unit kolam terpal, 10 ribu benih ikan patin, serta dukungan pakan ikan.
Menurut Agus, pemilihan ikan patin didasarkan pada tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan permintaan pasar di Kabupaten Tabalong.
Selain kebutuhan rumah tangga, ikan patin juga banyak dibutuhkan oleh rumah makan dan warung makan di daerah tersebut.
Ia menuturkan, program ini tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan ekonomi keluarga, terutama masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas.
“Jadi, upaya yang kita lakukan hari ini, tepatnya di Belimbing, adalah sebagai upaya memberikan ketersediaan pangan, pertama di tingkat rumah tangga. Kedua, melalui tujuan ini, bagaimana ke depannya kita ingin meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat di wilayah perkotaan,” kata Agus.