Bupati Tabalong Temui Jemaah Haji di Makkah, Sembilan Saudara Kandung Berangkat Bersama

Salah satu calon haji, Muhammad Gazali, mengungkapkan keberangkatan mereka bersama merupakan amanah dari orang tua sebelum meninggal dunia.

“Kuwitan kami meminta menyetor baimbai, jangan sendiri-sendiri atau berpisah, termasuk dengan isteri dan anak,” ujarnya.

Ia menuturkan, keluarga mereka harus menunggu sekitar 15 tahun hingga akhirnya dapat memperoleh giliran berangkat haji bersama-sama.

Selain bersilaturahmi, Haji Fani juga memastikan kondisi kesehatan para jemaah asal Tabalong dalam keadaan baik menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji.

Kunjungan tersebut turut disambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Sahidul Bakhri, bersama Ustaz Jani, Ustaz Fahmi, Ketua Rombongan Ibram, serta tenaga medis Rinto Harahap.

“Dari laporan yang disampaikan, semua jemaah haji kita dalam keadaan sehat. Tentunya ibadah juga telah berjalan lancar sampai persiapan wukuf dan nantinya pelaksanaan wukuf. Semuanya sehat dan menjadi haji mabrur,” kata Haji Fani.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta masyarakat Kabupaten Tabalong untuk turut mendoakan para jemaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Masyarakat di Kabupaten Tabalong dimohon mendoakan para jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji. Kami di sini juga mendoakan agar masyarakat Kabupaten Tabalong dipanggil Allah SWT untuk berhaji dan berumrah,” ujarnya.

Di hadapan para jemaah, Haji Fani juga memimpin doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kemudahan, kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke Tanah Air.