WARTABANJAR.COM, MADINAH- Sejumlah amalan utama yang dapat dilakukan jemaah haji 2026 selama berada di Masjid Nabawi.

Seperti diketahui, Masjid Nabawi adalah salah satu tempat paling mulia dalam Islam setelah Masjidil Haram.

Keberadaan jemaah haji 2026 di Kota Suci Madinah menjadi momentum penting untuk memperbanyak ibadah.

Menghabiskan waktu di Masjid Nabawi juga diyakini memiliki keutamaan pahala yang berlipat ganda.

Mengutip inilah.com, Minggu (24/5/2026), berikut ini 5 amalan sunah yang bisa dikerjakan jemaah haji saat berada di Masjid Nabawi:

BACA JUGA: Pemerintah Arab Saudi Bakal Terjemahkan Khutbah Arafah ke 35 Bahasa di Musim Haji 2026

BACA JUGA: Mudahkan Jemaah Haji 2026 Lansia Naik Bus Shalawat, PPIH Siapkan Jalur Khusus di Terminal Ajyad Mekkah

  1. Salat. Mumpun sedang di Masjid Nabawi, perbanyaklah salat, baik salat wajib lima waktu maupun salat sunnah seperti duha, witir, tahajud, dan ibadah sunah lainnya. Konsistensi dalam menjaga salat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas ibadah selama di Tanah Suci.
  2. Perbanyak tilawah atau membaca Alquran. Suasana Masjid Nabawi yang penuh keberkahan menjadikan setiap huruf yang dibaca bernilai lebih tinggi di sisi Allah SWT.
  3. Perbanyak zikir dan selawat kepada Rasulullah SAW. Mengucapkan kalimat-kalimat tayyibah seperti tasbih, tahmid, dan tahlil menjadi cara sederhana namun berdampak besar dalam menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  4. Perbanyak sedekah selama berada di Tanah Suci. Dalam bulan-bulan haji seperti Dzulqa’dah dan Dzulhijjah, setiap sedekah yang diberikan, meskipun sedikit, diyakini akan dibalas berlipat ganda.
  5. Ziarah. Jika memungkinkan, jemaah dapat menziarahi sejumlah tempat penting di sekitar Masjid Nabawi, di antaranya Raudah yang merupakan makam Rasulullah SAW, pemakaman Baqi, serta kawasan Gunung Uhud. 

Demikianlah 5 amalan sunah yang bisa dikerjakan jemaah haji selama di Masjid Nabawi.

Jangan lupa juga pesan dari Kementerian Haji dan Umrah RI, yaitu jemaah boleh mengerjakan amalan-amalan sunah selama di Tanah Suci, namun jangan terlalu memforsir tenaga agar tak kelelahan.