“Kami ingin menanamkan pendidikan lingkungan hidup kepada anak-anak agar mereka semakin mencintai lingkungan, bukan hanya di sekolah tetapi juga di tengah masyarakat,”ucapnya.
Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Iid Muhammad Abdul Wahid, menilai kegiatan tersebut juga membawa manfaat melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan antardaerah.
“Kegiatan ini menjadi wadah saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sekaligus memperkuat kerja sama dan kolaborasi dalam pengembangan program Adiwiyata,” ujarnya.
Melalui studi tiru ini, DPLH Balangan berharap sekolah-sekolah Adiwiyata di Balangan dapat terus meningkatkan kualitas program, baik dari sisi administrasi maupun penerapan di lingkungan sekolah. (Wartabanjar.com/Fikri/*)
Editor Restu







