WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi, menyatakan akan memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat menyusul menurunnya proyeksi pendapatan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2027.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), di mana ia menjabat sebagai Ketua Nasional Bidang Energi.

Pernyataan itu disampaikan Riza usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabalong ke-24 Masa Sidang III Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2027 di ruang sidang Graha Sakata DPRD Tabalong, Kamis (9/7/2026).

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp1,882 triliun, sementara belanja daerah direncanakan mencapai Rp2,342 triliun.

Selisih atau defisit anggaran sebesar Rp460,46 miliar akan ditutup melalui pembiayaan netto yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Riza mengatakan penurunan kemampuan fiskal daerah dipengaruhi adanya kekurangan penyaluran dana dari pemerintah pusat.

Bahkan, menurutnya, pemerintah daerah sebelumnya telah menerima informasi adanya rencana pengurangan alokasi anggaran dari pusat pada 2027 yang diperkirakan mencapai Rp300 miliar hingga Rp400 miliar.

"Kalau ini benar terjadi tentu akan berdampak terhadap kemampuan keuangan daerah. Karena itu saya akan memperjuangkan persoalan ini melalui Adkasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Adkasi akan menggelar rapat koordinasi wilayah di Banjarmasin.

Salah satu agenda yang akan dibahas adalah persoalan kurang bayar dari pemerintah pusat kepada daerah.

Hasil pembahasan tersebut, lanjut Riza, akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, sekaligus menjadi bahan dalam Rapat Kerja Nasional Adkasi agar pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kondisi fiskal daerah.

Menurutnya, berkurangnya alokasi anggaran akan berdampak pada pelaksanaan berbagai program pembangunan, termasuk kemampuan daerah dalam memenuhi belanja pegawai.

BACA JUGA: Sampaikan KUA PPAS APBD 2027, Bupati Tabalong Sebut Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp188 Triliun

BACA JUGA: Komisi II DPRD Tabalong Apresiasi Realisasi Pendapatan Daerah Capai 40 Persen Per Mei 2026