Puncak penantian aksi Veda Ega tentu pada race Moto3 Catalunya 2026, Minggu (17/5/2026).
Pembalap kelahiran Gunungkidul ini beberapa kali membuat kejutan di ajang Moto3 2026.
Saat Moto3 Spanyol di Jerez, Veda Ega Pratama start dari posisi ke-17, namun bisa finish di urutan 6.
Saat ini pun dia berada di peringkat kelima klasemen Moto3 2026 dengan mengoleksi 50 poin.
“Setelah Le Mans, saya merasa sangat termotivasi dan percaya diri. Hasil di Prancis penting bagi saya karena menunjukkan bahwa kami terus meningkat dari balapan ke balapan dan kami mampu bersaing di barisan depan bahkan dalam kondisi sulit. Finish keempat di balapan Grand Prix basah pertama saya memberi saya banyak kepercayaan diri, tetapi pada saat yang sama saya tahu masih banyak yang perlu ditingkatkan,” kata Veda Ega.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama juga optimistis Veda Ega mampu menorehkan prestasi di Moto3 Catalunya.
“Sekarang kami menuju Grand Prix Catalunya, sirkuit yang sangat istimewa dan salah satu trek terbesar di kalender,” kata Hiroshi Aoyama.
“Awalnya sirkuit ini adalah sirkuit Formula 1, jadi bagi sepeda motor sirkuitnya terasa sangat lebar dan cepat.”
“Trek ini punya lintasan lurus yang panjang, tikungan cepat, dan beberapa hal teknis yang selalu menciptakan balapan yang menarik dan banyak peluang untuk menyalip,” lanjutnya.
Hiroshi Aoyama mengakui bahwa seri ini tak akan mudah walau para pembalap timnya sudah cukup familiar, terutama karena faktor grip rendah dan kondisi anginnya.













