Secara teori, peningkatan tersebut mampu memangkas waktu lap hingga hampir satu detik.

Sehingga peluang Veda Ega menorehkan waktu lebih cepat dibanding saat balapan di JuniorGP di Sirkuit Catalunya sangat terbuka.

Dalam lima seri awal Moto3 2026, Veda Ega sebagai pendatang baru telah menorehkan hasil luar biasa.

Urutan kelima di Moto3 Thailand, posisi tiga di Moto3 Brasil, finish keenam di Moto3 Spanyol, serta urutan keempat di Moto3 Prancis adalah bukti nyata kehebatan Veda Ega.

Satu-satunya kegagalan datang saat Moto3 Amerika Serikat akibat insiden balapan.

Baca Juga: Sukses di Moto3 Prancis Veda Ega Tatap MotoGP Catalonia 2026, Cek Jadwal dan Klasemen

Jika dibandingkan dengan Valentino Rossi saat debut di kelas 125cc musim 1996, Veda Ega unggul secara statistik.

Rossi kala itu hanya mengumpulkan 46 poin dalam lima seri awal tanpa sekalipun meraih podium.

Sementara Marc Marquez saat debut 125cc musim 2008 bahkan hanya mampu mengoleksi 10 poin akibat kesulitan bersaing dan sempat terganggu cedera pramusim. (Wartabanjar.com/dwisud)