Untuk memastikan kondisi di lapangan, DPRD Tanah Bumbu berencana melakukan monitoring langsung ke sejumlah SPBU.
Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab utama terjadinya kelangkaan serta memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.
“Kami ingin memastikan distribusi BBM benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar salah satu anggota DPRD Tanah Bumbu dalam pembahasan tersebut.
DPRD juga meminta pihak terkait, termasuk pengelola SPBU dan instansi teknis, agar memperkuat pengawasan distribusi BBM supaya pasokan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
DPRD Tanah Bumbu berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani melalui koordinasi lintas sektor sehingga distribusi BBM kembali normal dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan bakar. (Wartabanjar.com/Haidar/*)
Editor Restu







