WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Ustazah H, korban pembunuhan di kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikenal sebagai sosok pekerja keras oleh rekan-rekannya.

Hal itu diungkapkan Riska Amalia, teman dekat sekaligus rekan kerja korban di toko aksesoris di Jalan Keraton, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, Selasa (5/5/2026).

Riska mengatakan korban telah bekerja di toko tersebut sejak 2019.

Setiap harinya, korban lebih dulu mengajar pada pagi hari sebelum melanjutkan pekerjaan di toko.

“Jam 1 siang sampai jam 7 malam kerja di sini,” ujarnya.

Menurutnya, setelah selesai mengajar korban biasanya datang ke toko untuk beristirahat sejenak sebelum memulai shift kerja.

Korban pun, sebut Riska, nyaris tak pernah mengeluh meski memiliki aktivitas yang padat.

Luar biasa pang begawi tu, sidin kada pernah mengeluh,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sebelum Dihabisi di Sungai Ulin Banjarbaru, Ustazah H Terlihat Lebih Ceria dari Biasanya

Riska menceritakan korban juga dikenal ringan tangan dan kerap membantu rekan kerja tanpa diminta.

Melihat kawan sibuk, sidin langsung membantu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Riska juga mengenang korban sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan keagamaan sejak keduanya masih bersekolah bersama.

Menurutnya, korban kerap mengajak teman-temannya menghadiri majelis dan kegiatan belajar agama.

Ke majelis, ke pengajian tuh sidin paling semangat membawai kakawanan. Belajaran jua,” kenangnya.

Ia juga mengenang salah satu momen terakhir bersama korban yang sulit dilupakan.

Beberapa hari sebelum kejadian, korban sempat memberikan hadiah ulang tahun kepadanya meski hari ulang tahunnya masih lama.

Sabtu sebelumnya tuh Sidin menjulung ulun kado, kalo kada sempat ujar sidin,” lirihnya.

Riska menyebut korban merupakan pribadi ceria dan tak pernah memiliki masalah dengan orang lain.

Ceria banar, baik banar,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu