WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Penanganan kasus pencurian dua kotak susu di sebuah toko retail di Kelurahan Kampung Melayu, berakhir dengan pendekatan humanis.

Seorang pria berinisial TK yang sempat diamankan, tidak berlanjut ke proses hukum setelah diselesaikan melalui mediasi oleh Polsek Banjarmasin Tengah.

Peran penting dalam penyelesaian ini datang dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Baru, Aipda Bambang Suherman.

Ia mengambil langkah pribadi, dengan mengganti kerugian pihak toko sebesar Rp200 ribu, nilai dari barang yang diambil TK.

Baca Juga: Tubuh ABK KM Cemara Nusantara 6 Terseret Arus Sungai Barito Sejauh 1 Mil

Baca Juga: Kebakaran Terjadi di Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Banjarmasin

Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo, menyampaikan kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Bhabinkamtibmas yang bersangkutan berinisiatif mengganti kerugian, sehingga kedua belah pihak sepakat berdamai,” ujar Kasi Humas, Sabtu (2/5/2026).

Dari hasil penelusuran, tindakan TK dilatarbelakangi kondisi ekonomi yang sulit.

Ia diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan harus menanggung keluarga dengan delapan anak, sementara istrinya mengalami gangguan kejiwaan.

Dua anaknya yang masih balita bahkan telah diasuh oleh warga sekitar, dan enam lainnya belum mengenyam pendidikan.

“Kami melihat ini dari sisi kemanusiaan. Setelah kerugian diganti, pihak toko juga bersedia menyelesaikan masalah ini secara damai,” ucapnya.

TK sendiri merupakan pendatang asal Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, yang baru sekitar dua minggu tinggal di Kelurahan Sungai Baru.

Meski demikian, identitas kependudukannya tercatat di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

Upaya untuk memulangkannya ke daerah asal sempat dilakukan bersama Dinas Sosial Kota Banjarmasin, namun terkendala administrasi.

Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Batola, TK bersama keluarganya akhirnya dibawa ke Rumah Singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas.

“Kami berupaya menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga sosial. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)