Pemkab HST Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Banua Jingah Barabai
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bergerak cepat merespons kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Banua Jingah RT. 003 RW. 001, Kecamatan Barabai, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026) pagi.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab HST langsung menyalurkan bantuan sosial kepada dua keluarga terdampak.
Masing-masing korban menerima bantuan uang tunai Rp15 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum, Ahmad Syahrani Effendi, yang hadir mewakili Bupati HST, Samsul Rizal, di lokasi kejadian.
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan berbagai kebutuhan dasar untuk membantu pemulihan korban.
Setiap keluarga menerima kasur, tenda gulung, family kit, perlengkapan anak, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, selimut, hingga perlengkapan dapur keluarga.
Langkah tanggap darurat ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta aparat desa setempat guna memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Ahmad Syahrani Effendi menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami musibah merupakan bentuk kepedulian nyata sekaligus komitmen dalam mempercepat pemulihan kondisi warga.
“Pemerintah hadir tidak hanya membawa bantuan materiil, tetapi juga dukungan moril agar masyarakat yang terdampak tetap kuat menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap penanganan bencana agar masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi sulit.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah turut memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban sebagai bagian dari upaya pemulihan pascakejadian.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.10 WITA tersebut menghanguskan dua rumah berbahan kayu milik warga.
Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan saat ditinggal pemilik rumah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta dokumen penting dilaporkan hangus terbakar.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah memastikan akan terus memantau kondisi pascabencana serta memberikan dukungan berkelanjutan hingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.