Suporter Minta Wasit Asing Pimpin Laga Penentu Nasib Barito Putera di Championship
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Atmosfer persaingan menuju tiket promosi di akhir musim Liga 2 Indonesia kian memanas, terutama di Grup Timur kompetisi Liga 2 Championship.
Meski tipis, Barito Putera bersama Persipura Jayapura, dan PSS Sleman masih berpeluang naik kasta ke Liga 1 Super League.
Ketiganya akan melakoni pertandingan terakhir secara serentak pada Minggu sore (3/5), menjadikan momen ini sangat menentukan.
Situasi tersebut juga memunculkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran sportivitas di lapangan.
Untuk sementara, PSS Sleman memuncaki klasemen dengan koleksi 53 poin, disusul Persipura Jayapura dengan jumlah poin identik.
Sementara itu, Barito Putera berada di posisi ketiga dengan 50 poin.
Di laga pamungkas nanti, PSS Sleman dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang, Persipura Jayapura bertemu Persiku Kudus, dan Barito Putera akan menjamu Persipal Palu.
Melihat ketatnya persaingan, sejumlah suporter mengusulkan agar pertandingan-pertandingan krusial tersebut dipimpin oleh wasit asing demi menjaga keadilan.
Salah satu suporter, Norman, menilai langkah ini penting sebagai upaya pencegahan agar laga berlangsung secara fair.
“Di pekan terakhir ini, khususnya di Grup Timur, ada tiga tim yang sama-sama berpeluang promosi. Akan lebih baik jika pertandingan dipimpin oleh wasit asing,” ujarnya, Selasa (28/4).
Ia meyakini kehadiran wasit dari luar negeri dapat mengurangi potensi kecurangan di lapangan.
"Setidaknya, ini bisa meminimalisir kecurangan dan membuat pertandingan lebih adil,” tambahnya.
Norman juga mengungkapkan kekhawatiran suporter terhadap kemungkinan praktik-praktik yang merugikan, seperti pengaturan skor.
“Kami tidak ingin ada permainan tidak fair, seperti ‘main sabun’ atau pengaturan skor. Jangan sampai laga penutup tercoreng oleh mafia sepak bola,” tegasnya.
Pendapat senada disampaikan suporter lain, Amang Kandar. Ia berharap laga terakhir berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip fair play.
“Kami ingin pertandingan penentuan ini dipimpin wasit asing, karena peluang ketiga tim masih terbuka lebar,” katanya.
Menurutnya, netralitas wasit akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pertandingan.