Dinas PUPR HST Gelar Pelatihan SMKK untuk Tekan Risiko Kecelakaan Kerja Konstruksi

WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sebagai upaya menekan risiko kecelakaan kerja pada sektor konstruksi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, HST, Kalimantan Selatan, Selasa (28/4/2026), dibuka oleh Bupati HST, Samsul Rizal, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Sunar Wiwarni.

Dalam sambutannya, Hj. Sunar Wiwarni menegaskan bahwa sektor konstruksi memiliki tingkat risiko yang tinggi sehingga keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama.

“Di balik setiap pembangunan terdapat potensi bahaya yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kecelakaan kerja bahkan kegagalan konstruksi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di Tanjung Barat sebagai pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan.

“Peristiwa tersebut menjadi peringatan keras bahwa ketika keselamatan diabaikan, yang dipertaruhkan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga nyawa manusia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keselamatan kerja harus menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan proyek.

“Keselamatan kerja harus menjadi budaya, bukan sekadar formalitas atau dokumen, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan,” tambahnya.