Jelang 75 Tahun Gereja Yesus Sejati Banjarmasin, Johnny Kim Ceritakan Awal Mula Berdiri Hingga Perkembangannya
“Pada tahun 2007, setelah saya menanti nanti dan berharap selama 15 tahun sejak 1994, tiba-tiba pada 2007, sepertinya atas arahan Tuhan Yesus si juru Lelang dari Jakarta bisa mencari dan menemui saya," bebernya.
"Apakah pak Johnny mau ikut Lelang Asset Bank BNI yakni milik eks perusahaan kayu terbesar di Kalsel. Dan saya pun segera tawarkan kepada Majelis GYS Banjarmasin dan di Acc,” bebernya lagi.
Dirinya pun segera mengatur strategis pelelangannya dan memimpin langsung proses lelangnya, ternyata ada dua saingan pelelangnya dengan waktu lelangnya cuma sisa empat hari lagi.
Baca Juga : Harga Bahan Pokok di Pasar Tanjung Naik, LPG 3 Kg Tembus Rp35 Ribu
“Dengan berdoa kepada Tuhan Yesus, pada malam petangnya saya memberanikan diri menghubungi kedua saingan lelang yang kebetulan keduanya kenal saya. Puji Tuhan, cukup dalam waktu 15 menit, keduanya bersedia mengalah. hal ini sangat melegakan saya dalam mengatur strategi pelelangannya,” ujarnya.
Diceritakannya lagi, saat menang lelang, GYS Banjarmasin kekurangan dana, akhirnya harus meminjam ke pusat tapi menggunakan dana Dana Kasih Sejati (DKS) yang mana dirinya sebagai Ketua Kongres GYS (1998- 2000). Johnny Kim mendapat mandat, membentuk DKS tersebut sekaligus jadi Ketua Pertama DKS ini.
Sungguh ajaib, ternyata DKS ini bisa membantu meminjamkan dana bagi GYS Banjarmasin untuk memenangkan lelangnya dan di atas tanah lelang itu lah yang saat ini bisa didirikannya Gereja GYS baru nan indah megah modern yang persis menghadap Sungai Martapura dan Masjid Raya Sabilal Muhtadin. (wartabanjar.com/hasby)
Editor : Hasby