7 Guru Hulu Sungai Tengah Terpilih Jadi Guru Pejuang Digital 2026, Terbanyak di Kalsel
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mencatatkan capaian membanggakan di bidang pendidikan. Sebanyak tujuh guru dari daerah ini resmi ditetapkan sebagai Guru Pejuang Digital 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jumlah tersebut menjadikan HST sebagai daerah dengan kontribusi terbanyak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam program nasional tersebut.
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemdikdasmen RI Nomor 166 Tahun 2026, yang merupakan perubahan atas keputusan sebelumnya terkait Guru Pejuang Digital. Secara nasional, tercatat sebanyak 1.450 guru dari berbagai daerah ditetapkan dalam program ini.
Adapun tujuh guru dari HST yang masuk dalam daftar tersebut yakni Aulia Rahmi (SDN 1 Sungai Buluh), Endah Dwi Sulistiyani (SD Negeri 1 Barabai Timur), Henny Fitriyani (SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah), Muhammad Ramlan (TK Islam Terpadu Al Khair), Rahliansyah (SMP Negeri 14 Hulu Sungai Tengah), Rahmadi (SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah), serta Usman (SD Negeri 2 Abung).
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang teknologi pendidikan, berjalan dengan baik.
“Selamat kepada yang telah ditetapkan sebagai Guru Pejuang Digital. Ini menjadi bukti program peningkatan SDM, khususnya dalam penguasaan teknologi, berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ia berharap para guru yang terpilih dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan pembelajaran berbasis digital di sekolah masing-masing, sekaligus menularkan pengetahuan kepada rekan sejawat.
“Terus tingkatkan kapasitas dan kualitas diri, serta imbaskan pengetahuan kepada guru lainnya,” tambahnya.
Selain menjadi yang terbanyak di Kalsel, kontribusi guru dari HST juga turut mendorong posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu provinsi dengan jumlah satuan pendidikan terbanyak dalam program Guru Pejuang Digital 2026, yakni berada di peringkat keempat secara nasional.
Program Guru Pejuang Digital sendiri merupakan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, sekaligus meningkatkan kompetensi guru di era digital. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: andi akbar