WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Harga sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan tercatat mengalami kenaikan dalam dua hari terakhir, sejak Selasa (21/4/2026) hingga Rabu (22/4/2026).
Kenaikan harga bahan pokok terjadi pada komoditas minyak goreng kemasan.
Berdasarkan laporan pemantauan harga, minyak goreng merek Bimoli mengalami kenaikan dari Rp 23.000 menjadi Rp 23.500 per liter.
Baca Juga Dampak Kenaikan LPG Non Subsidi, Pengusaha Makanan di Banjarbaru Hitung Ulang Harga Menu
Minyak goreng Kunci Mas naik dari Rp 22.500 menjadi Rp 23.500 per liter. Sementara itu, Filma juga mengalami kenaikan dari Rp 21.500 menjadi Rp 22.500 per liter.
Adapun minyak goreng bersubsidi Minyakita turut mengalami kenaikan harga, dari Rp 19.000 menjadi Rp 20.000 per liter.
Meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah jenis minyak goreng, ketersediaan stok di Pasar Tanjung dilaporkan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, harga komoditas cabai terpantau relatif stabil. Cabai rawit merah masih berada di kisaran Rp 87.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau bertahan di angka Rp 85.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, Noviana Eredha, mengatakan bahwa kenaikan harga terjadi pada beberapa merek minyak goreng, namun tidak berdampak pada ketersediaan barang di pasaran.







