Pelatih Stefano Cugurra Akhiri Kerjasama dengan Barito Putera, Coach Teco : "Satu Tahun Terlalu Cepat"
WARTABANJAR.COM - PS Barito Putera resmi mengakhiri kerjasama dengan pelatih Stefano Cugurra atau biasa dipanggil Coach Teco di bursa transfer Championship, Selasa (7/7/2026).
Kabar ini diketahui dari unggahan akun instagram pribadi Coach Teco, stefanocugurra.
Ia menuliskan kontrak kerjasama dengan Barito Putera berakhir pada 30 Juni 2026 lalu.
Kota Banjarmasin, memberikan kesan menyenangkan bagi pelatih asal Brasil yang sudah menjadi warga negara Indonesia ini.
"30 June baru selesai contract
saya sama Barito Putra.
Saya sangat senang kerja di kota Banjarmasin.
Sangat terima kasih Pak Hasnur sama Dida yang panggil saya buat kerja sama Barito," tulisnya.
Baca Juga Duet Pemain Balkan di Pertahanan Persija, Incar Radovan Pankov
Baca Juga Aroma Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen Susul Sandy Walsh ke Persib
Untuk suporter Barito Putera, Bartman, ia juga berterima kasih karena memberikan kesan yang baik.
"Terima kasih sama supporter kalian sangat baik sama saya.
Saya pasti mau yang terbaik buat yang
bertahan di club pemain, official , team pelatih.
All the best from TECO
Maybe one day we will be back.
Football we never know what can happen.
1 year with Barito was a short time !!!."
Teco resmi mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, pada Mei 2025.
Kariernya di Indonesia dimulai pada tahun 2004, Pelatih asal Brasil itu memulai karier sebagai pelatih fisik dan asisten pelatih bersama Persebaya.
Bersama Bali United, total 188 pertandingan sudah dilewati Teco bersama dengan Serdadu Tridatu sejak 2019 silam dengan hasil 97 kemenangan, 41 imbang, dan 50 kekalahan.
Dua gelar juara Liga 1 secara berturut-turut pada musim 2019 dan 2021/2022 juga disumbangkan pelatih berusia 50 tahun itu.
Sebelumnya, Teco juga sudah mencuri perhatian terlebih dahulu saat menukangi Persija Jakarta pada 2017 hingga 2018 dengan menyumbangkan satu gelar juara liga dan satu gelar Piala Presiden.
Keberhasilan itu membuat Persija memutus puasa gelar liga yang sudah berlangsung selama 17 tahun sejak 2001 silam.
Keberhasilan Teco menjuarai Liga 1 pada musim 2018, 2019, dan 2021/22 itu membuatnya menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil menjadi juara liga dalam tiga musim berturut-turut.