Kenakan Kebaya di Hari Kartini, DWP PUPR Kalsel Gelar Pertemuan Rutin

Dalam momentum Hari Kartini, Lola juga berharap perempuan, khususnya di lingkungan PUPR, dapat terus meningkatkan peran dan kapasitas diri, tidak hanya dalam mendukung keluarga, tetapi juga berkontribusi di masyarakat.

“Saya berharap wanita PUPR bisa menjadi perempuan yang berdaya. Semangat Kartini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang kemandirian, kreativitas, dan kepedulian. Kita tidak hanya mendorong suami untuk berkarya, tetapi juga mampu memberdayakan diri sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat produktivitas di tengah kesibukan, sekaligus mempererat hubungan antar anggota.

“Merajut benang menjadi tas bukan sekadar keterampilan, tetapi simbol bahwa dari hal sederhana kita bisa menciptakan kebersamaan dan kebermanfaatan,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana yang telah menyiapkan kegiatan dengan baik dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menambah ilmu, mempererat silaturahmi, dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus produktif,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, DWP PUPR Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendorong perempuan untuk terus belajar, berkarya, dan saling mendukung, sejalan dengan semangat Kartini masa kini yang mandiri dan kreatif. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu