WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Sebanyak 903 jemaah lanjut usia (lansia) asal Kalimantan Selatan akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin pada musim haji 2026 ini dengan layanan khusus yang disiapkan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalsel, Dr. H. Eddy Khairani, Z, mengatakan perhatian terhadap jemaah lansia menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

“Jemaah lansia dan disabilitas kita siapkan kamar dan ruang khusus,” ujarnya saat ditemui seusai pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kamis (16/4/2026).

Berbeda dengan jemaah lainnya, lansia tidak mengikuti proses one stop service secara umum.

Mereka langsung diarahkan menuju kamar untuk beristirahat setelah tiba di asrama.

“Petugas akan mengunjungi kamar dan menyerahkan perlengkapan termasuk living cost ke kamar mereka,” jelasnya.

Selain itu, layanan kesehatan juga diperkuat untuk mendukung kondisi jemaah lansia.

Pemeriksaan kesehatan, pembinaan kebugaran, hingga pendampingan tenaga medis telah dipersiapkan.

Ia menegaskan, seluruh petugas telah diberi penekanan untuk memberikan pelayanan prioritas kepada lansia.

“Petugas diminta memberikan perhatian khusus dan pendampingan intensif,” tegasnya.

Berdasarkan data, jumlah jemaah asal Kalimantan Selatan mencapai 5.187 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 903 orang termasuk kategori lansia berusia di atas 65 tahun.

Sementara itu, jemaah tertua berasal dari Kabupaten Barito Kuala.

“Jemaah tertua atas nama Kasrun Saidin Abdullah berusia 101 tahun,” ungkap Kakanwil.

Secara keseluruhan, total jemaah yang diberangkatkan melalui embarkasi ini mencapai 6.822 orang.

Ia juga menyinggung kesiapan kesehatan jemaah, termasuk bagi yang memiliki kondisi khusus seperti demensia.

Istitha’ah kesehatan kita lakukan ketat sejak di daerah, mudah-mudahan semua jemaah bisa berangkat 100 persen,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu