Jelang Haji 2026, Bandara Internasional Syamsudin Noor Siapkan Alur Khusus dari Asrama ke Pesawat
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Manajemen Bandara Internasional Syamsudin Noor memastikan kesiapan operasional angkutan haji 2026 telah dimatangkan melalui koordinasi lintas instansi dan perencanaan operasi.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan pihaknya telah melakukan perencanaan operasi (re-ops) sejak beberapa waktu lalu.
“Kami sudah melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait rencana operasi untuk pelaksanaan angkutan haji 2026,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, koordinasi dilakukan bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan haji.
“Pada 15 April kami juga sudah rapat koordinasi dengan Garuda sebagai pesawat pengangkut, Gapura, BKK, Imigrasi, serta stakeholder lain di bandara,” katanya.
Selain itu, pihak bandara juga terlibat dalam kepanitiaan penyelenggaraan haji.
“Kami juga diundang oleh PPIH untuk dilantik sebagai bagian dari panitia angkutan haji,” ujarnya.
Untuk prosedur keberangkatan, sistem yang digunakan masih serupa dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Semua proses clearance, baik security maupun imigrasi dilakukan di asrama haji,” katanya.
Setelah itu, jemaah akan diberangkatkan menuju bandara melalui jalur khusus.
“Kemudian dibawa ke bandara melalui sisi airside,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses keberangkatan dilakukan melalui fasilitas khusus di terminal.
“Nanti akan diberangkatkan melalui front case di gate 7 atau 8 menggunakan garbarata,” katanya.
Sebagai informasi, Keberangkatan perdana jemaah haji dijadwalkan pada 24 April 2026 dini hari. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu