WARTABANJAR.COM - Tidak semua luka itu terlihat, ada yang tidak berdarah, tapi terasa jauh lebih dalam seperti yang kini tersirat dari pesan bassis grup band GIGI, Thomas Ramdhan.

Lewat unggahan singkat di media sosial, Thomas Ramdhan tidak menyebut nama. Tak menjelaskan pula siapa orang di pesan tersebut.

Tetapi, kalimatnya cukup membuat banyak orang berhenti sejenak untuk mengetahui tentang bagaimana rasanya “ditusuk dari belakang”.

Kalimat itu sederhana. Namun, bagi mereka yang pernah merasakan dikhianati, maknanya begitu berat.

Bukan soal musuh di depan mata, tetapi seseorang yang pernah berdiri di sisi yang sama.

Di Instagram Stories-nya, Minggu (12/4/2026), Thomas Ramdhan secara terbuka menyebut tanggal yang mungkin menjadi momen kebersamaan bersama GIGI.

“Tanggal 25 April 2026 kemungkinan hari terakhir saya manggung bareng GIGI,” tulisnya di akun Instagram @thomasramdhan. .

Tak hanya itu, Thomas juga mengunggah pesan bernada emosional yang mengisyaratkan adanya kekecewaan bahkan sakit hati.

Meski unggahan tersebut telah dihapus, isi pesannya sempat menyita perhatian publik.

“Andai kamu temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kalau kamu temen sejati, paham ???,” tulis Thomas Ramdhan.

Memang, seringkali pengkhianatan selalu datang dari arah yang tak terduga.

Bukan dari orang yang kita curigai, tapi justru dari mereka yang pernah dipercaya.

Unggahan Thomas Ramdhan seolah menggambarkan momen itu. Pesan tentang runtuhnya kepercayaan.

Tanpa drama, tanpa penjelasan panjang. Hanya satu pesan yang terasa dingin, tapi tajam.

Justru di situlah letak kekuatannya.

Terkadang, orang yang paling terluka bukan yang paling keras bersuara melainkan yang memilih diam, lalu menulis satu kalimat yang cukup untuk menjelaskan segalanya.

Tak butuh waktu lama, unggahan itu langsung memancing reaksi.

Banyak yang bertanya-tanya: Siapa yang dimaksud? Apa yang sebenarnya terjadi?

Namun, Thomas Ramdhan masih memilih untuk diam.

Mungkin, memang tidak perlu menjelaskannya, mengungkapkan orang yang "menusuk dari belakang" itu ke publik.

Karena pesan itu sepertinya bukan untuk dijelaskan ke publik tetapi cukup diketahui oleh orang yang sedang dibicarakan.