Gol ini balik membuat Persiku Kudus balik unggul 3-2 sebelum disamakan oleh Rafinha di menit 90+37.

  1. Rafinha cetak 2 gol lewat tendangan bebas

Striker PSIS Semarang pada laga melawan Persiku Kudus mencetak brace atau 2 gol.

Keduanya dicetak melalui skema sama yakni tendangan bebas dan sama-sama pada injury time yakni tambahan waktu babak pertama dan tambahan waktu babak kedua.

  1. PSIS mainkan kiper ketiga

Nasib nahas dialami PSIS Semarang saat melawan Persiku Kudus di Liga 2 Championship ini.

Laskar Mahesa Jenar terpaksa memainkan kiper ketiga, Raka Octa.

Pasalnya kiper utama, Mario Londok terpaksa ditandu keluar setelah benturan keras dengan Igor Henrique dari Persiku Kudus.

Repotnya, kiper kedua Rizky Darmawan belum bisa bermain karena saksi kartu merah pada laga sebelumnya.

Akhirnya kiper ketiga yang belum pernah bermain, Raka Octa dimainkan.

  1. Rekor injury time terlama di Liga 2 Championship

Pada babak kedua, wasit semula memberi tambahan waktu atau injury time selama 10 menit.

Namun karena suasana sempat panas dengan banyaknya protes maka injury time berlangsung hingga 39 menit.

Selama tambahan waktu itu terjadi berbagai drama yang mewarnai laga keras ini hingga skor akhir 3-3.

Hasil ini membuat posisi kedua tim di papan bawah klasemen Grup Timur Liga 2 Championship tidak berubah.

Persiku Kudus masih di peringkat ketujuh dengan 27 poin dari 24 pertandingan.

Sementara PSIS Semarang berada satu tingkat di bawahnya, dengan 20 poin.

Hasil imbang melawan Persiku Kudus belum membuat PSIS aman dari zona play-off degradasi Persiba Balikpapan yang berada di bawahnya masih mengancam.

Apalagi bila dalam laga hari ini, Minggu (12/4/2026) mampu mengalahkan Kendal Tornado FC. (Wartabanjar.com/dwisud)

Editor Restu