Wayne Rooney Dukung Manchester City Disanksi Terdegradasi ke Kasta Terendah
WARTABANJAR.COM - Mantan bintang Manchester United, Wayne Rooney, angkat bicara soal kemungkinan adanya sanksi pencabutan gelar Liga Inggris Manchester City, usai terbukti terjerat kasus Financial Fair Play (FFP).
Manchester City resmi terbukti melakukan pelanggaran fatal dengan membuat kontrak "palsu" dengan mitra komersial, dan secara ilegal menyalurkan 900 juta pound untuk operasional mereka.
Liga Inggris melalui rilis resminya mengatakan, jika The Citizens telah melanggar aturan selama sembilan periode, antara 2009 sampai 2018.
Setelah pernyataan itu muncul, beragam spekulasi terkait masa depan Man City bermunculan. Tak sedikit yang menilai jika gelar The Citizens harus dicabut.
Namun, sesuai aturan Liga Inggris, proses sidang sanksi bersifat tertutup dan rahasia, sampai hasilnya boleh dipublikasikan.
Manchester City masih memiliki hak untuk mengajukan banding, atas keputusan Komisi independen hingga 2 Oktober 2026.
Liga Inggris menargetkan seluruh proses, termasuk banding dan publikasi keputusan, dapat diselesaikan secepat mungkin.
Wayne Rooney pernah satu kali menjadi runner up Liga Inggris, dengan situasi Man City sebagai juaranya pada musim 2011-2012.
Dengan peluang adanya pencabutan gelar Man City, bukan hal mustahil Man United akan menerima hibah gelar juara musim itu.
Baca Juga: Manchester City Manipulasi Sponsor Senilai Lebih dari Rp21 Triliun
Baca Juga: Ronaldo Diduga Ngambek, Tak Mau Latihan Usai Cuma Jadi Penonton di UEFA Nations League
"Ketika saya mendengar mantan rekan satu tim dan orang-orang mengatakan, 'kita telah memenangkan medali lagi', saya senang dengan lima medali yang telah saya menangkan," kata Rooney di podcast Stick to United, seperti dikutip Kompas.com dari BBC.
"Saya tidak ingin hal ini hanya terdiam begitu saja... 15 tahun kemudian atau berapa pun lamanya, Anda mendapat medali karena City curang. Saya tidak akan merasa nyaman," jelasnya.
Kendati demikian, Rooney mengaku berat dan tak nyaman menerima medali juara tersebut karena dinggap tidak pantas.