Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel Capai 38 Persen

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di tiga titik di Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Tanah Bumbu, Barito Kuala, dan Banjarbaru, saat ini telah mencapai sekitar 38 persen.

Meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan keterbatasan waktu, pembangunan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini.

Kepala SRT 9 Banjarbaru Rifki Hakim, menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal.

Baca Juga Suara Ledakan Terdengar Saat Kebakaran di Kuin Cerucuk Banjarmasin

“Informasi dari PU dan Kementerian Sosial, target penyelesaian pada 20 Juni. Kami optimis ini bisa tercapai, meskipun Juli siswa baru sudah mulai masuk,” kata Rifki, Banjarbaru, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan. Berbagai kendala yang dihadapi di lapangan juga telah disampaikan kepada DPR RI agar menjadi bahan pembahasan lebih lanjut di tingkat pusat.

Sebagai langkah antisipasi, SRT 9 Banjarbaru juga telah menyiapkan sejumlah skema alternatif apabila pembangunan belum rampung tepat waktu. Di antaranya dengan mengoptimalkan fasilitas yang ada, termasuk penyesuaian kapasitas asrama dari dua menjadi empat siswa per kamar.

Selain itu, ruang kelas yang tersedia akan dimanfaatkan secara maksimal, termasuk opsi penyekatan ruangan untuk menambah kapasitas belajar. Pihak sekolah juga membuka kemungkinan penggunaan gedung lain yang masih layak sebagai ruang belajar sementara.