Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel Capai 38 Persen

Sebagai langkah antisipasi, SRT 9 Banjarbaru juga telah menyiapkan sejumlah skema alternatif apabila pembangunan belum rampung tepat waktu. Di antaranya dengan mengoptimalkan fasilitas yang ada, termasuk penyesuaian kapasitas asrama dari dua menjadi empat siswa per kamar.

Selain itu, ruang kelas yang tersedia akan dimanfaatkan secara maksimal, termasuk opsi penyekatan ruangan untuk menambah kapasitas belajar. Pihak sekolah juga membuka kemungkinan penggunaan gedung lain yang masih layak sebagai ruang belajar sementara.

“Kami sudah menyiapkan opsi kedua, jadi kegiatan belajar tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengembangan SRT ke depan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, termasuk rencana integrasi sekolah satu atap yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu manajemen.

“Kami masih menunggu arahan dari pusat. Insya Allah kami siap menjalankan kebijakan yang ditetapkan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu