Ujarnya, penetapan lokasi tersebut didasarkan pada berbagai pertimbangan, salah satunya untuk mendukung syiar Islam dengan memilih lokasi yang dekat dengan permukiman masyarakat, sehingga diharapkan partisipasi masyarakat dapat lebih maksimal.

“MTQ ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana membumikan Al-Qur’an. Harapannya, masyarakat semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Fahrurazi yang juga sebagai Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel.

Ia juga berharap melalui pelaksanaan MTQ ini akan lahir qari dan qariah yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional. (Wartabanjar.com/Wke/*)

Editor: Andi Akbar