Bermain 148 Menit di FIFA Series 2026, Kevin Diks Fokus Tatap Laga Monchengladbach vs Heidenheim
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, telah kembali ke klubnya, Borussia Monchengladbach, setelah menuntaskan tugas negara di ajang FIFA Series 2026. Pemain berusia 29 tahun tersebut menjadi pilar penting di lini belakang skuad Garuda bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho dalam dua pertandingan internasional yang baru saja dilalui.
Selama gelaran FIFA Series 2026, Kevin Diks mencatatkan total 148 menit bermain. Ia tampil sebagai starter dalam kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis selama 58 menit, serta bermain penuh 90 menit saat Indonesia takluk 0-1 dari Bulgaria di partai final. Meski sempat melakukan pelanggaran yang berujung penalti di laga final, performa Diks secara keseluruhan tetap mendapat apresiasi sebagai komando pertahanan tim asuhan John Herdman.
Kini, fokus Diks sepenuhnya beralih ke kompetisi Bundesliga 2025/2026. Borussia Monchengladbach dijadwalkan menjamu Heidenheim di Stadion Borussia-Park pada Sabtu (4/4/2026) malam. Pertandingan pekan ke-28 ini menjadi momentum penting bagi Die Fohlen untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara, di mana saat ini mereka menduduki peringkat ke-13 dengan raihan 33 poin.
Pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, menyambut baik kembalinya para pemain dari tugas internasional, termasuk Kevin Diks. Polanski mengonfirmasi bahwa seluruh pemainnya kembali dalam kondisi bugar dan siap tempur. Kehadiran Diks sangat krusial bagi lini belakang Monchengladbach, mengingat ia telah membukukan 24 penampilan dan menyumbangkan empat gol sepanjang musim ini.
Meski akan menghadapi Heidenheim yang berada di dasar klasemen, Polanski enggan meremehkan lawan. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada mengingat potensi kejutan yang bisa diberikan lawan, seperti saat Heidenheim berhasil menahan imbang Leverkusen. Kemenangan di laga kandang ini menjadi target mati bagi Monchengladbach untuk menjauh dari papan bawah. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar