WARTABANJAR.COM, MANADO- Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado mengungkapkan dampak kerusakan bangunan dan identitas beberapa pemilik rumah yang terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,6 di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi tadi.
Pasca Gempa Bumi yang terjadi di Laut Maluku 127 kilometer Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 62 km disertai peringatan dini Tsunami, menyebabkan kerusakan di beberapa titik dan satu orang korban jiwa yang tertimpa reruntuhan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Sulawesi Utara, dikutip dari Instagram Basarnas Manado, mengerahkan Personil dan Alut untuk melaksanakan pemantauan terhadap dampak gempa bumi di Kota Manado, Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum di beberapa titik.
“Di antaranya rumah warga, rumah sakit, Puskesmas, sekolah, tempat ibadah dan beberapa fasilitas lainnya,” ujarnya.
Pihaknya juga mengatakan total keseluruhan gempa susulan hari ini adalah 12 kali.
Peringatan dini tsunami pada malam ini resmi diumumkan berakhir oleh BMKG, namun pihaknya tetap berharap seluruh masyarakat selalu waspada dan awas terhadap segala kemungkinan terjadinya gempa susulan lagi.
BACA JUGA: Vonis 14 Tahun Kasus Bayi Dibanting di HST, Jaksa dan Terdakwa Pikir-pikir













