Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini 19 April 2026, BMKG Prediksi Hujan Petir di 9 Daerah
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Bagi masyarakat yang hari ini, Minggu (19/6/2026) hendak bepergiaan atau menggelar suatu kegiatan outdoor, simak Prakiraan Cuaca Kalsel yang dilansir dari Badan Meteorologi Klimatolog dan Geofisika (BMKG) ini.
Dengan mencermati Prakiraan Cuaca dapat diantisipasi kemungkinan terjadinya hujan atau angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas dan kegiatan di luar rumah.
Berdasarkan Prakiraan Cuaca BMKG ada 9 daerah di Kalsel ini yang akan diguyur hujan petir.
Hujan petir ini diprediksi akan terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Batola, Tapin, HSS, Tanahbumbu, Tanahlaut dan Kotabaru.
Guyuran hujan disertai petir diperkirakan akan terjadi pada pukul 15.00 Wita dan 17.00 Wita.
Bagaimana dengan empat daerah lain?
Disebutkan dalam Prakiraan Cuaca itu, hujan ringan akan terjadi di HST, HSU, Balangan dan Tabalong.
Guyuran hujan di daerah-daerah itu disebutkan bakal terjadi sekira pukul 14.00 Wita.
Apa itu hujan petir?
Berdasar literasi, hujan petir atau badai gurun adalah fenomena cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai kilatan cahaya (kilat) dan suara gemuruh keras (guntur) akibat pelepasan muatan listrik statis di atmosfer.
Fenomena ini umumnya berasal dari awan Cumulonimbus yang tinggi dan tidak stabil sehingga terjadi gesekan partikel es dan air yang menghasilkan energi listrik besar.
Karakteristik dan bahaya hujan petir:
Waktu: Petir sering terjadi saat atau sesaat sebelum hujan deras.
Bahaya: Selain hujan, petir membawa risiko sambaran listrik langsung, angin kencang, banjir bandang, dan es.
Lokasi: Umumnya terjadi di wilayah tropis.
Proses terjadinya hujan petir:
- Pembentukan awan: Udara hangat dan lembap naik, mendingin, dan membentuk awan Cumulonimbus yang intens.
- Pemisahan muatan: Gesekan partikel es dalam awan menyebabkan bagian atas awan bermuatan positif, sementara bagian bawah bermuatan negatif.
- Pelepasan muatan (petir): Saat perbedaan muatan antara awan dan tanah (atau antar awan) terlalu besar, terjadi pelepasan arus listrik raksasa yang terlihat sebagai kilat.
- Suara guntur: Panas instan dari petir memanaskan udara di sekitarnya secara ekstrem, menyebabkan ekspansi udara cepat yang menghasilkan suara menggelegar.