WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan pada generasi muda kini menjadi prioritas di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Hal ini ditandai dengan peluncuran gerakan inovatif di tengah peringatan hari besar kewanitaan.

Kegiatan yang memadukan semangat emansipasi dan aksi nyata lingkungan ini dipusatkan di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, pada Minggu (19/4/2024) pagi.

Bupati Tanah Laut meresmikan langsung Gerakan Remaja Sadar Lingkungan (GEMA DARLING) Tala.

Program ini diluncurkan dalam rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus Hari Kartini ke-147 yang mengusung tema "Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi".

Dalam sambutannya, Rahmat menekankan bahwa GEMA DARLING bukan sekadar simbolis, melainkan langkah konkret untuk mengalihkan fokus anak muda dari dunia digital ke arah kepedulian sosial dan alam.

"Kita akan libatkan sekolah-sekolah di Batakan untuk aksi nyata kebersihan lingkungan. Anak-anak harus lebih peduli lingkungan, bukan hanya sibuk dengan gadget," tegas Bupati di hadapan peserta.

Ia juga menambahkan bahwa peran PKK sangat krusial dalam menyentuh lini terkecil di masyarakat.

"PKK bukan hanya formalitas, tetapi harus dijalankan dengan niat dan tujuan yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Tala, Hj. Dian Rahmat Trianto selaku inisiator program, menjelaskan bahwa GEMA DARLING bertujuan menjadikan remaja sebagai agen perubahan (agent of change).

Beberapa sekolah yang terlibat dalam aksi awal ini di antaranya UPTD SMPN 1, 2, dan 3 Panyipatan, SMA Swasta Abdul Kadir, serta MTs Swasta Ath-Thohiriyah.

Dian berharap para pelajar ini mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan layanan dasar.

"Anak-anak akan kita dampingi agar mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah, termasuk dalam menyampaikan informasi terkait layanan dasar seperti sosial, pendidikan, dan kesehatan melalui posyandu dan 6 SPM," tutur Hj. Dian.

Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kadis DP3AP2KB Tala, Maria Ulfah, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 peserta.