WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jose Mourinho melontarkan kritik tajam terhadap performa Timnas Portugal saat bermain tanpa kehadiran kapten sekaligus megabintang mereka, Cristiano Ronaldo. Pelatih Benfica tersebut menilai Selecao das Quinas kehilangan taring dan daya ancam yang membuat lawan gentar di lapangan.
Menurut Mourinho, Portugal terlihat seperti tim rata-rata tanpa pemain yang kini telah mengoleksi 226 penampilan internasional tersebut.

Kritik ini mencuat setelah Portugal hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Meksiko dalam laga uji coba pada Minggu (29/3/2026). Mourinho menegaskan bahwa meskipun banyak pihak meminta regenerasi, hasil di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Tanpa Ronaldo yang absen karena cedera otot, barisan depan Portugal yang diisi Goncalo Ramos dan Paulinho gagal memberikan ancaman berarti bagi pertahanan lawan.

Mourinho, yang pernah bekerja sama dengan Ronaldo di Real Madrid, menekankan bahwa aura sang pemain di lapangan memiliki pengaruh psikologis yang besar bagi lawan. Ia menyebut tim lawan cenderung lebih berani menekan ketika Ronaldo tidak bermain. Hal ini terbukti saat Meksiko mampu mendominasi permainan dan membuat Portugal berada dalam posisi tertekan sepanjang laga tersebut.

Merespons kritik tersebut, skuad asuhan Roberto Martinez berhasil bangkit dalam laga persahabatan terbaru melawan Amerika Serikat. Bertanding di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Portugal sukses memetik kemenangan 2-0 lewat gol Francisco Trincao dan Joao Felix. Meski meraih kemenangan, perdebatan mengenai ketergantungan tim terhadap Ronaldo yang akan berusia 41 tahun di Piala Dunia 2026 mendatang tetap menjadi sorotan hangat.

Pelatih Roberto Martinez sendiri tetap optimis dan membela peran fundamental Ronaldo dalam tim. Martinez menyatakan bahwa sang kapten bukan sekadar pemain veteran biasa, melainkan sosok yang terus lapar akan gol dan memberikan inspirasi luar biasa baik di dalam maupun di luar lapangan. Ronaldo pun dipastikan tetap bisa membela Portugal di fase grup Piala Dunia 2026 setelah FIFA menangguhkan sisa hukuman kartu merahnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar